Tampilkan postingan dengan label Kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2018

Kata dan Istilah

ilmubindo.com_ Pada hakikatnya, istilah juga merupakan kata, tetapi memunyai ciri-ciri tertentu yang berbeda dengan kata umumnya. Istilah ialah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna, konsep, proses, dan keadaan atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Kata yang pemakaiannya terbatas pada bidang ekonomi disebut istilah ekonomi, kata khusus digunakan untuk bidang biologi disebut istilah biologi, dan seterusnya. Jadi, tiap istilah tentu berupa kata. Namun, belum tentu tiap kata adalah istilah. Untuk lebih jelasnya, kata dan istilah dapat dibedakan sebagai berikut.
  1. Kata dapat bermakna ganda, sedangkan istilah tidak bermakna ganda.
  2. Makna kata bergantung pada konteks, sedangkan makna istilah bebas konteks (topik yang sedang dibahas).
  3. Istilah bersifat internasional, memunyai konsep yang universal dalam ilmu yang bersangkutan.
  4. Istilah biasanya autentik, dalam arti tidak sama dengan kata sehari-hari.

www.ilmubindo.com
    Berikut contoh istilah dan kata sehari-hari

    Istilah
    Kata Sehari-hari
    Prakiraan
    Perkiraan
    Renik, mikro
    Kecil
    Makro
    Besar
    Tunakarya
    Pengangguran
    Tunawisma
    Gelandangan

    Demikianlah yang dapat kami jelaskan tentang kata dan istilah dalam bahasa Indonesia. Semoga artikel yang kami bagikan ini, dapat bermanfaat buat kita semua. Terima kasih.
    Share:

    Minggu, 07 Januari 2018

    Fungsi dan Bentuk imbuhan meng dan Makna imbuhan meng

    ilmubindo.com_ Fungsi imbuhan meng-. Imbuhan meng- memiliki dua fungsi, yaitu:
    1. membentuk kata kerja transitif, contoh:
    a. Adik sedang mencari pekerjaan.
    meng + cari menjadi mencari
    b. Ibu membeli sayur di pasar.
    meng + beli menjadi membeli

    2. membentuk kata kerja tak transitif, contoh:
    a. Sejak pagi petani itu belum berhenti mencangkul.
    meng + cangkul menjadi mencangkul
    b. Ayahnya sudah lama tidak melaut.
    meng + laut menjadi melaut

    Makna imbuhan meng- antara lain:

    Fungsi dan Bentuk imbuhan meng dan Makna imbuhan meng
    www.ilmubindo.com

    1. melakukan perbuatan yang dinyatakan oleh kata dasar, contoh:

    a. Adik membeli buku di toko buku.
    meng + beli menjadi membeli
    b. Kakak memakai baju baru.
    meng + pakai menjadi memakai

    2. menjadi, contoh:
    a. Es itu telah membatu.
    meng + batu menjadi membatu

    3. berfungsi sebagai/menyerupai (dasar),
    contoh:
    a. Wanita itu sudah lama menjanda.
    meng + janda menjadi menjanda

    4. makan/minum, contoh:
    a. Ayah tidak pernah mengopi.
    meng + kopi menjadi mengopi

    5. menuju (dasar), contoh:
    a. Kapal itu sudah menepi sejak pagi tadi.
    meng + tepi menjadi menepi

    6. mencari/mengumpulkan (dasar), contoh:
    a. Pemuda itu sedang mendamar di dekat hutan.
    meng + damar menjadi mendamar

    7. mengeluarkan bunyi, contoh:
    a. Kucing itu mengeong terus-menerus.
    meng + ngeong menjadi mengeong
    • Bentuk Imbuhan Meng
    Perhatikan kutipan berikut!
    (1) Jika hujan turun, air menetes membasahi buku siswa.
    (2) Sambil menunggu balasan surat, Udan dan Ketua Komite Sekolah terkait, Faisal (47), mendatangi kantor-kantor pemerintah di Kabupaten Bogor.
    Pada kutipan teks di atas terdapat kata berimbuhan meng- yang melekat pada bentuk dasar tetes menjadi menetes. Imbuhan meng- yang melekat pada bentuk dasar tunggu menjadi menunggu.

    Berikut ini 6 kaidah dalam pembentukan imbuhan meng-.
    • Kaidah 1
    mengarah berasal dari meng - arah
    menginjak berasal dari meng - injak
    mengubah berasal dari meng - ubah
    mengelak berasal dari meng - elak
    mengolah berasal dari meng - olah
    mengganggu berasal dari meng - ganggu
    mengharap berasal dari meng - harap

    Kesimpulannya imbuhan meng- dapat dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem vokal (a, i, u, e, o), dan fonem (g, h, k). Khusus fonem /k/, fonem tersebut luluh.
    • Kaidah 2
    membangun berasal dari meng - bangun
    memaku berasal dari meng - paku
    memoto berasal dari meng - foto
    memveto berasal dari meng - veto

    Imbuhan meng- berubah menjadi mem- jika dilekatkan pada kata dasar yang diawali fonem b, p, f, v.
    • Kaidah 3
    mencuci berasal dari meng - cuci
    mendengar berasal dari meng - dengar
    menjala berasal dari meng - jala
    menerkam berasal dari meng - terkam

    Imbuhan meng- berubah menjadi men- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem c, d, j, t.
    • Kaidah 4
    merokok berasal dari meng - rokok
    melatih berasal dari meng - latih
    memakan berasal dari meng - makan
    mewabah berasal dari meng - wabah
    meyakini berasal dari meng - yakin

    Imbuhan meng- berubah menjadi me- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem l, m, r, w, y.
    • Kaidah 5
    menyapu berasal dari meng - sapu
    menyusu berasal dari meng - susu
    menyela berasal dari meng - sela

    Imbuhan meng- berubah menjadi meny- jika dilekatkan pada kata dasar yang didahului fonem s.
    • Kaidah 6
    mengebom berasal dari meng - bom
    mengepel berasal dari meng - pel
    mengetik berasal dari meng - tik
    mengecor berasal dari meng - cor
    mengebor berasal dari meng - bor
    mengelas berasal dari meng - las

    Imbuhan meng- berubah menjadi mengejika dilekatkan pada kata dasar yang hanya terdiri atas satu suku kata.
    Share:
    Diberdayakan oleh Blogger.

    Pasang Iklan